Jumat, 11 Mei 2012
Rabu, 09 Mei 2012
easy place on a highest temp!
The Second Building
![]() |
| scrag |
![]() |
| concrete plan |
![]() |
| timber crossing |
![]() |
| Safety Room |
![]() |
| i don't care! |
![]() |
| my grandma cigarettes |
![]() |
| direct sunlight |
![]() |
| level |
![]() | ||||
| the reference |
![]() |
| my homework |
![]() |
| gaussian |
![]() |
| mind your head |
![]() |
| mind your step |
![]() |
| hundred per sheet |
![]() |
| peek next cubicle |
![]() | ||||||
| noisy block |
![]() |
| studio processing |
![]() |
| Das ist meine Arbeit Tisch |
![]() |
| fast food |
The best place to work on it is down here.
What it does is, it gets you in a habit and gets your comfort level with doing something new.
I hope so..
(*All images taken using Blackberry Bold 9700 camera with monochrome mode)
Senin, 07 Mei 2012
Ini Apa Judulnya Ya?!
![]() |
| poor digital imaging :)) |
This is Mayday, First of May, Merry merry labour day – Tika, Mayday.
Entah kenapa disaat dengerin lagu itu saya jadi kepikiran untuk menulis. yang katanya menulis itu simbol dari sebuah perlawanan. padahal bagi saya, menulis itu menghentakan alat tulis ke media gambar, atau seperti saat ini, memijit-mijit tombol beraksara di sebuah alat elektronik yg disebut laptop. hehe..
Mumpung lagi memperingati hari buruh internasional, saya melantur sedikit tentang kerjaan deh. Menapaki dunia kerja memang tidak
selalu mulus. Tentang atasan lah, rekan kerja lah, atau pun suasana kerja yang
mengganjal. Tapi pernahkah mempunyai atasan yang saya anggap (mungkin) gila
segila gilanya, atau yg teman saya bilang she
is fvckin freaking fvck! Hahaaa..
Strike one, Tuesdayphobia, saya
menganggap hari selasa merupakan kutukan dari aliansi dewa perang dan sejenisnya,
yang akan meremas prajurit-prajurit yang lemah tak berdaya di hadapannya. Dia
selalu mengadakan coordination meeting di hari selasa dimana pada hari itu dia
selalu melempar makian yang dianggap kerjanya buruk. Dia injak harga dirinya,
dia taburkan benih kebencian yang
ditanam dalam dirinya (menahun kayanya hahaa) terhadap siapapun yang
siap menjadi ladang amarahnya. Ini gila, saya sangat merasa dia seorang bos,
namun saya tidak menganggap dia seorang pemimpin. Padahal saya tidak
gender rasial loh. Toh yang menganggap buruk hanya kepribadiannya dia, bukan SOP perusahaan yang
dia pimpin koq. weird!
This is your stress release mom, not organise corporate purposes!
Strike two, intolerant-principal,
15.11 diruang ibu tiri (sebutan lain untuk bos), “pak, skrg ditunggu di lobby”
suara si bos dengan nada 8 oktaf-lah, ngga terlalu tinggi menyuruh sopirnya, “iya bu, tapi boleh
saya minta izin sebentar untuk sholat ashar” ucap pak sopir memohon. “tidak,
sekarang di lobby” bentak dia, dan pak sopir pun beranjak ke parkiran. Di luar
dugaan, entah dia menyadari ucapannya atau tidak dia berkata, “sholat??!!,
heuh”. WHAT THE FVCK!!! Kejadian itu membuat rekan saya shock setengah gila
setelah mendengar perkataannya.
Ini sudah diluar batas kewarasan
saya terhadap seseorang yang tidak toleransi terhadap prinsip orang lain, memang
itu kejadiannya tidak terjadi langsung terhadap diri saya, tapi saya percaya,
‘cause sooner or later dapat terjadi terhadap bawahan lainnya. Saya bukan
muslim yang taat, jauh dari predikat soleh, yang malu untuk memberi titel “H”
di depan nama saya jika iya ada, meskipun mendengar nama saya pun orang akan
berpikiran apa agamanya. Akhir-akhir ini memang agak sensitif terhadap sesuatu
yang berhubungan dengan agama, dilain sisi yang ditentang keluarga karena berhubungan dengan perempuan non-muslim, orang yang sibuk mencari jati
dirinya dengan mengatasnamakan agama, atau curhatan orang beragama yang tidak
mencerminkan dirinya beragama. Lah jadi curhat,stopped! Hahaa..
Ternyata ini riil, di depan muka
saya, terjadi pelecehan prinsip beragama dalam dunia kerja. Ini semacam jaman Lenin di Chechnya, yang melarang orang lain untuk melakukan ibadah. Ternyata
masih ada penindasan yang berprilaku rasis agama dalam dunia kerja di Indonesia,
yang padahal negaranya mayoritas muslim. Saya tidak peduli apa agamanya, sudah
lebih dari 50 tahun loh indonesia merdeka, hak-hak kebebasan beragama pun
ditulis dalam undang-undang dasar. Untung saja dia tidak melakukan headshoot kepada
siapapun yang akan melakukan sholat, jika seperti itu, saya yang mati salah
satunya hahahaa..
Strike three, unpredictable moment,
bukan dia orang yang tidak bisa dibaca sifatnya, justru dengan perlakuan
seperti itu dia dapat mudah dikenal oleh anak buahnya. saat dimana karyawannya akan berfikiran yang sama seperti saya, yang
dia tidak akan pernah tahu kapan saya akan minggat dari ini kantor hahaaa..
Maaf kawan, bukan beralasan pergi
untuk meninggalkan kalian, justru tidak ada alasan yang membuat saya bertahan
menghadapi atasan kalian.
May God Bless You AW. Amin.
saya menulis ini bukan tidak
menghargai seorang pemimpin, justru saya menghargai karena dia seorang perempuan.
#sekian
Jumat, 13 Mei 2011
Senin, 24 Januari 2011
hopefully happy
oooppss. march.
to meet people who stop by.
to satisfy lust period elapsed.
sorry if it bothers time.
this turns your future.
this turns your future.
hopefully happy.
i'm sorry if ruins.
cause he belongs to the choice of your life.
and i don't.
and i don't.
Rabu, 19 Januari 2011
pelajaran minggu ini;
- tingginya derajat pendidikan tidak menjamin moral yg unggul, tp setidaknya menjadi gratifikasi gelar kemunafikan berstrata.
- berjalanlah di sebelah kiri, terkecuali jika km menemukan peraturan lain.
- teliti itu mutlak!
- tidak haram suudzon terhadap FLASHDISK orang lain, sekalipun saudara kandung sendiri. karen bulan ini sudah tiga kali format dan reinstal laptop. :|
Jumat, 14 Januari 2011
laki-laki baik dan wanita baik-baik
si Bpk A menceraikan si Ibu B, karena si Bpk B berpoligami. si Ibu B masih mempertahankan hubungan yg sebelumnya damai dan tentram. semenjak kedatangan si Ibu C dengan alasan si Bpk A sebagai sunah rasul, bubar lah sebuah rukun keluarga. itu biasa. bahkan bisa menjadi kebiasaan mengapa seorang manusia dijadikan mahkluk yg tidak pernah puas. jika kita tak pernah puas, mengapa rasul bisa? benar, karena kita bukan rasul. kita sebagai umatnya yg selalu sembunyi dibalik kesalehan rasul. selalu mengobral amanah dan ibadah rasul. maaf tuan, amanah dan ibadah rasul itu tidak hanya beristrikan banyak. masih banyak ibadah lain yg tidak mengganggu dan membuat permusuhan dalam kebahagiaan orang.
di sisi lain
si Ibu X melepaskan hubungan dengan si Bpk Y. lebih memilih si Bpk Z yg terang-terang dia sudah beristri. entah materi yg sedang ia kejar, atau motivasi lain. merusak hubungan orang lain itu immoral. pun jika si Bpk Z setuju (balik lg dgn persoalan manusia yg tak pernah puas dgn embelembel sunah rasul bla bla bla), jika tanpa persetujuan istrinya itu jg tak bermoral. bukan saya meracau memikirkan atau mengurus moral orang lain. tetapi ini menjadi topik hangat bangsa bermoral!!. ketika wanita ingin disetarakan dengan laki-laki, semua hal yg dilakukan seorang laki-laki, para wanita ingin menyamakan kedudukannya dengan laki-laki. ketika para laki-laki berpoligami, mereka iri, mereka merasa diadili oleh kitabnya sendiri.
Ya Tuhan, siapa bapak dari anak-anak dari ibu yang berpoliandri?. disaat mereka mengajukan diri untuk disetarakan dengan laki-laki dalam hal ini. apakah hawa mengajarkan ini juga? atau mereka terperangkap budaya?
karena penggalan cerita diatas merupakan kisah seorang ustad dan seorang ustadzah.
oh malunya saya Tuhan.
apakah seorang ulama adalah seorang laki-laki yg baik-baik?
apakah seorang ustadzah adalah seorang wanita yg baik-baik?
apakah seorang narapidana bukan seorang laki-laki yg baik-baik?
apakah seorang pelacur bukan seorang wanita yg baik-baik?
dapatkah seorang yg tidak baik menjadi orang yg baik-baik?
atau sebaliknya?
ini zaman, ini masa,
ketika kami tak bisa melihat yg baik untuk diri kita.
siapa yg bisa menyusur alfa saya yg dalam ilmu ini?
"wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).
(QS An Nur:26)"
(QS An Nur:26)"
Langganan:
Postingan (Atom)






















